Senin, 21 Desember 2015
Sistem Digital - Gerbang Logika
GERBANG LOGIKA
Disusun Oleh :
1.
Didin
Silahudin
2.
Iman
Yahya Ulum
3.
Nanda
FAKULTAS
TEKNOLOGI INFORMASI
TEKNIK
INFORMATIKA
UNSERA
(Universitas Serang Raya)
2015
KATA PENGANTAR
Segala puji hanya milik Allah
SWT. Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW. Berkat Rahmat
dan karunia-Nya kami mampu menyelesaikan makalah ini guna memenuhi tugas mata
kuliah Sistem Digital.
Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Jamjuri
selaku dosen bidang study Sistem Digital, yang telah memberikan bimbingannya
kepada kami.
Kurang lebihnya kami mohon maaf,
karena kami yakin masih sangat jauh untuk dikatakan sempurna, dalam penyusunan
maupun penggunaan bahasa.
Atas selesainya makalah Sistem
Digital ini, kami berharap dapat bermanfaat bagi pembaca.
Wassalamu’alaikum wr.wb
Serang,
11 Desember 2015
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR. ii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Gerbang logika adalah
rangkaian dasar yang membentuk komputer. Jutaan transistor di dalam
mikroprosesor membentuk ribuan gerbang logika. Sebuah gerbang logika sederhana
mempunyai satu terminal output dan satu atau lebih terminal input. Keluarannya
dapat tinggi (1) atau rendah (0), tergantung level digital yang diberikan pada
terminal input. Ada 7 jenis gerbang logika yaitu OR, AND, NAND, NOR, Inverter,
EXOR, dan EXNOR.
1.2. Tujuan
1.3. Metode
Metode yang saya gunakan : “Mengumpulkan informasi dan menganalisis data – data yang
sudah ada”.
1.4. Batasan Permasalahan
Dalam hal ini saya mempunyai
batasan – batasan masalah Gerbang Logika.
1.5. Sistematika Penulisan
Ø
Judul
Ø
Kata pengantar
Ø
Daftar isi
Ø
Pendahuluan
Ø
Pembahasan
Ø
Kesimpulan
BAB II
PEMBAHASAN
1.
2.
2.1. Gerbang
Logika
Gerbang dasar logika merupakan
bentuk gambaran yang mengkombinasikan masukan–masukan sinyal digital menjadi
satu keluaran digital yang baru. Dalam elektronika digital bilangan matematika
yang digunakan adalah adalah bilangan Biner. Bilangan ini hanya terdiri dari
dua sistem bilangan yaitu “0“ dan “1“, berbeda dengan bilangan desimal yang
memiliki 10 sistem bilangan mulai “0“ sampai dengan “9“.
Pada elektronika digital angka
“0“ pada bilangan biner mewakilkan tingkat tegangan rendah (dibawah 1V) dan
angka “1“ mewakilkan tingkat tegangan tinggi (antara 3V s.d. 5V). Untuk
mengetahui lebih banyak tentang bilangan biner, kunjungi artikel “Bilangan-Bilangan Dalam Elektronika Digital“. Ada 7 jenis gerbang
logika yaitu OR, AND, NAND, NOR, Inverter, EXOR, dan EXNOR.
2.1.1.
Gerbang OR
Gerbang
ini akan menghasilkan keluaran ‘1’ jika salah satu atau semua sinyal masukannya
bernilai ‘1’ .
2.1.2.
Gerbang AND
2.1.3.
Gerbang NOT
(Pembalik)
2.1.4.
Gerbang NOR
Gerbang
ini merupakan gabungan gerbang OR dan NOT. Keluarannya merupakan keluaran
gerbang OR yang di inverter.
2.1.5.
Gerbang NAND
2.1.6.
Gerbang EXNOR
2.1.7.
Gerbang EXOR
Gerbang
ini akan menghasilkan keluaran ‘1’ jika jumlah masukan yang bernilai ‘1’ berjumlah ganjil.
BAB III
KESIMPULAN
Gerbang dasar logika merupakan
bentuk gambaran yang mengkombinasikan masukan–masukan sinyal digital menjadi
satu keluaran digital yang baru. Dalam elektronika digital bilangan matematika
yang digunakan adalah adalah bilangan Biner. Bilangan ini hanya terdiri dari
dua sistem bilangan yaitu “0“ dan “1“, berbeda dengan bilangan desimal yang
memiliki 10 sistem bilangan mulai “0“ sampai dengan “9“.
Ada 7 jenis gerbang
logika yaitu OR, AND, NAND, NOR, Inverter, EXOR, dan EXNOR.
Langganan:
Postingan (Atom)